Traveling ke Kepulauan Mentawai? Kini Lebih Mudah dengan 2 Penyeberangan ini

Sebelumnya, saya telah merangkum tentang keindahan yang tersaji di Kepulauan Mentawai. Rasanya belum lengkap kalau kita belum mengetahui akses dan akomodasi yang tersedia di kepulauan Mentawai tersebut.

Salah satu bagian yang penting tentu tidak lain adalah transportasi.

alternatif penyeberangan traveling ke kepulauan mentawai

Pada tahun-tahun sebelumnya (misalnya tahun 2013), akses untuk menuju Bumi Sikerei itu memang tidaklah mudah. Selain mempertimbangkan faktor cuaca, fasilitas transportasi juga masih menjadi kendala utama pada saat itu. Belum lagi jadwal kapal ke Kepulauan Mentawai yang tidak setiap hari tersedia.

Seiring waktu, setidaknya pada tahun 2016, para wisatawan maupun masyarakat lokal yang ada di Kepualaun Mentawai bisa berbesar hati. Karena tidak lagi dihadapkan dengan dengan akses transportasi yang sulit dan mahal.

So, let’s check it out!

2 Pelabuhan Penyeberangan ke Kepulauan Mentawai

Terdapat 2 (dua) pelabuhan untuk melakukan penyeberangan ke Kepulauan Mentawai yang selalu digunakan oleh wisatawan atau masyarakat lokal. Yuk kita simak…

1. Pelabuhan Penyeberangan Teluk Bungus Padang

Pelabuhan ini terletak di Jalan Raya Padang Pariaman, KM 16, Padang. Jarak tempuh dari pusat Kota Padang tidaklah terlalu jauh. Hanya menghabiskan perjalanan sekitar kurang lebih 1 jam.

Dari beberapa tahun ke belakang, pelabuhan ini memang dikhususkan untuk angkutan penyeberangan umum menuju Kabupaten Mentawai. Kapal-kapal penyeberangan yang tersedia di pelabuhan ini adalah kapal ASDP dengan muatan yang cukup besar.

Harga tiket kapal Padang-Mentawai berkisar 100-150 ribu per orang. Dengan jarak Mentawai-Padang yang sejauh sekitar 87 mil, waktu yang dibutuhkan untuk sampai rata-rata 10 sampai dengan 13 jam.

Tapi tidak perlu khawatir, di kapal kapal ASDP itu biasanya sudah menyewakan kamar untuk beristirahat.

Yang perlu kamu lakukan adalah mengeluarkan uang sewa dengan harga 500-700 ribu rupiah per kamar.

What?! Mahal bingits… 🙁

Mau bagaimana lagi… dimanapun, akomodasi di atas kapal memang seluruhnya mahal.

Terus ada alternatif lain gak?….

Oh ada tentunya. Tidak usah sewa kamar. Mengantuk atau mau istirahat? Tinggal lakukan di tempat duduk yang telah kita dapatkan.

Penyeberangan dari Pelabuhan Teluk Bungus Padang akan singgah di beberapa pulau seperti Pulau Sikakap, Pulau Tuapeijat, Pulau Siberut Selatan dan Pulau Maileppet.

Untuk jadwal keberangkatan, tak perlu khawatir. Kapal ke Mentawai dari Pelabuhan ini beroperasi setiap hari.

Jam keberangkan kapal biasanya malam. Dimulai dari pukul 17.00 sampai 21.00, tergantung pada harinya. Jika kamu ingin menggunakan jasa penyeberangan ini, pastikan kamu tiba di Pelabuhan Teluk Padang sebelum pukul 17.00.

Menggunakan penyeberangan dengan kapal ASDP ini sangat cocok untuk kamu yang sebenarnya mabuk laut. Dengan ukuran kapal yang besar, ombak tidak akan begitu terasa karena hempasan ombak yang menuju Mentawai cukup besar.

2. Pelabuhan Penyeberangan Muara

Pelabuhan ini sudah digunakan cukup lama, yakni sejak abad ke-17. Beberapa tahun ke belakang, pelabuhan ini tidak lagi digunakan untuk penyeberangan umum.

Pelabuhan ini akan memberikan alternatif yang kedua dengan kapal yang relatif kecil. Namun memiliki daya tempuh kurang lebih 4 jam menuju Kepulauan Mentawai, jika cuaca sedang bagus.

Kalau kamu mabuk laut, pilihan kedua ini sangat tidak direkomendasikan kepada kamu. Karena ukurannya yang relatf kecil, hempasan ombak akan tersasa sangat kuat, dan tidak jarang kapal-kapal jenis ini harus kembali ke Pelabuhan Muara karena resiko ombak besar di tengah perjalanan.

Melihat kendala tersebut, kamu harus pastikan cuaca saat kamu ingin melakukan penyeberangan ke Kepulauan Mentawai benar-benar mendukung.

Mengenai harga tiketnya, tentu akan lebih mahal. Yaitu berkisar 250-300 ribu rupiah dengan rute penyeberangan dan jadwal yang hampir sama seperti kapal-kapal ASDP di Pelabuhan Teluk Bungus Padang.

Itulah dua alternatif penyeberangan jika kamu ingin melakukan traveling ke Kepulauan Mentawai yang tersedia saat ini dan lebih mudah dari tahun tahun sebelumnya. Karena sekarang Kepulauan Mentawai telah mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah daerah setempat.

Tidak hanya itu, sejak setahun terakhir ini transportsi antar pulau Mentawai pun kini mulai tersedi. Ini akan memungkinkan kamu untuk mengunjungi lebih dari satu pulau jika kamu berlibur kesana.

Setelah kamu mengetahui jasa transportasi ke Kepulauan Mentawai, informasi penting lainnya tentu mengetahui akomodasi yang ada di kepulauan tersebut. Tapi, mungkin tidak saya sampaikan secara detail, karena akomodasi yang ada di Kepualauan Mentawai sudah tentu sangat mudah kamu dapatkan.

Mentawai bukanlan tempat wisata yang asing lagi. Dari empat pulau besar yang ada di Kepulauan Mentawai, rata-rata sudah terdapat penginapan maupun hotel dengan standar harga dan kualitas yang berbeda.

Tapi saya akan menginformasikan penginapan yang saya anggap murah. Ya… biasalah. Kita kan senang yang murah, apa lagi gratis.

Penginapan Murah di Kepulauan Mentawai

Sebut saja Losmen Ombak Mentawai di Pulau Sipora. Sebuah penginapan yang bolehlah dianggap murah.

Waaah, murah banget! Promosi ya…?

Tidak kok, katanya mau yang murah.

Losmen Ombak Panorama di Kepulauan Mentawai

Sumber : www.kaskus.co.id

Penginapan tersebut tersedia dua tipe, yakni tipe Long House dan Bungalow yang cantik. Long House di Losmen Ombak memiliki 6 kamar pribadi dengan sebuah kamar mandi dan 2 buah single bed berkelambu. Setiap kamar memiliki balkon sendiri yang menghadap langsung ke pantai.

Tarif sewa Long House Losmen Ombak berkisar mulai dari Rp 250 ribuan per orang semalam.

Tipe Bungalow lebih mahal yakni mulai Rp 600 ribuan per malam tersedia fasilitas air minum gratis, buah-buahan lokal (jika pada musimnya), WiFi, serta minuman kopi dan teh gratis saat pagi.

Masih kemahalan?

Jika kamu ingin berhemat lagi, kamu bisa menginap di rumah penduduk.

Serius. Itu akan membuat kamu mengenal Mentawai lebih dekat lagi.

Oke, itulah informasi tentang transportasi dan akomodasi yang ada di Kepulauan Mentawai. Semoga traveling kamu menyenangkan.

One Response

  1. Anonymous

Leave a Reply