Tata Cara Haji Yang Benar & Bacaan dan Videonya (Terlengkap)

Tata Cara Haji – Seluruh umat Islam tentu ingin dan bahkan diwajibkan untuk berhaji. Namun walau haji merupakan ibadah yang diwajibkan, tidak ada paksaan bagi setiap muslim/muslimah dalam mengerjakan-nya.

Karena dapat membantu ibadah haji diperlukan kemampuan, yaitu terdiri dari materi. Tidak! Sebelum menunaikan-nya lebih baik disetujui dulu seluruh rangkaian juga diminta juga jenis-ibadah haji sekaligus tata cara haji.

Tata Cara Haji & Rukun-nya

tata cara haji
pixabay.com

Rukun merupakan kewajiban yang harus di kerjakan untuk mendapat ridho dari Allah SWT. Begitu juga dalam berhaji, ketika seseorang meninggalkan satu rukun haji (sengaja/tidak sengaja). Maka tidak akan sempurna/ tidak sah haji orang tersebut dan untuk menebusnya harus membayar dam/denda berupa menyembelih hewan.

Selanjutnya! kalian harus tahu apa itu manasik(peragaan) serta rangkaian prosesi haji dari awal sampai akhirnya selesai. Serta ketahui juga rukun yang wajib di lalui para jama’ah agar haji diterima/sah seperti ajaran Rosulullah SAW.

Ada 6 rukun haji wajib dan harus dilaksanakan setiap jama’ah, antara lain. (Ihram, Wukuf, Tawaf, Sa’I antara Safa & Marwah, Mencukur/Mengguntung Rambut dan Tertib) atau bisa disebut wajib haji.

Istilah Wajib Haji Dari Rosulullah

Ada 6 prosesi yang wajib di kerjakan oleh para jama’ah haji. Pada setiap bagian diharap jangan sampai terlewatkan, apa saja bagian tersebut. Berikut pembahasan-nya.

Ihram / Niat

Ihram berasal dari bahasa arab yang berlafazh “Al-haram”, yang artinya (terlarang, tercegah). Maka dari itu untuk seluruh orang yang mendapatkan kehormatan ibadah haji dengan niatnya.

Dilarang melakukan hal-hal tertentu, seperti (jima ‘, menikah, berucap terima kotor) dan lain-lain. Jadi resolusi Ihram dalam syar’i itu, salah satu niat dari dua nusuk (yaitu haji dan umrah) atau kedua-duanya secara bersamaan. ‘

Tata Cara Ihram

Sebagaimana wajibnya haji. Ihram adalah bagian dari haji yang tentunya sangat wajib untuk di lalui dengan mengikuti yang telah di ajarkan oleh Rosulullah.

  1. Pria dan Wanita disunnahkan untuk mandi, baik dalam keadaan suci ataupun apapun.
  2. Untuk Para Jama’ah disunnahkan memakai wangi-wangian saat ihram.
  3. Memakai 2 helai kain putih dan dijadikan sebagai sarung serta selendang, seperti sepasang sandal.
  4. Sesuai Sunnah rosullullah Ihram dapat dilakukan setelah sholat.
  5. Menentukan niat untuk melakukan salah satu ibadah haji (Ifrad, Qiran & Tamattu’).
  6. Membaca Talbiyah.

Dalam ihram terdapat beberapa bagian yang di sunnahkan seperti Mandi, Memakai minyak wangi dan sholat sebelum ihram. Nah!. Sisanya wajib untuk dilakukan karena merupakan bagian penting wajib haji, seperti memakai 2 helai kain dan di jadikan selendang juga berdasarkan sabda dari Rosulullah, yaitu:

tata cara haji

Kain untuk sarung dan selendang tadi utamakan berwarna putih seperti sabda Rusulullah SAW :

tata cara haji

Boleh menggunakan berbagai jenis kain selain warna putih akan tetapi untuk mengikuti perintah dari rosulullah. Maka dianjurkan kain warna putih dalam prosesi ihram. Selain itu untuk jenis kain juga bebas berjenis apa tetapi di mubahkan dengan kain dari katun shuf (bulu domba).

Jenis-Jenis Haji dan Pengertian-nya

Pada proses ihram seluruh jama’ah akan menentukan niat untuk ibadah haji mereka. Maka dari itu wajib ketahui setiap jenis ibadah haji dan bacaan-nya.

Ibadah Haji Ifrad

Ifrad atau ibadah haji terpisah antara haji dan umrah. Setiap jamaa’h yang berniat melaksanakan haji Ifrad wajib untuk menyelesaikan prosesi/rangkaian dalam ibadah haji sampai selesai.

Dengan cara Ihram dari miqad untuk berniat haji saja. Kemudian tetaplah dalam keadaan ihram sampai selesai hari raya kurban, setelah itu barulah boleh melakukan ibadah umrah. Jama’ah yang melaksanakan haji Ifrad tidak diharuskan membayar dam/denda.

Ketahui lebih lanjut terkait pembahasan dan tata cara haji Ifrad di sini

Ibadah Haji Qiran

Qiran adalah haji dan umrah yang dilakukan bersamaan dengan ihram dan niatan umroh. Buat haji dengan ihram dari miqad untuk berniat haji dan umrah. Lalu lakukan seluruh rangkaian dan kegiatan haji sampai selesai. Bagi jama’ah yang melaksanakan haji Qiran harus membayar bendungan / denda. Baca Selengkapnya

Ibadah Haji Tamattu’

Haji tamattu ‘atau mengerjakan umrah dari ibadah haji, maksudnya adalah jamaa’hakukan ihram dari miqad menggunakan niat umrah dimusim haji. Setelah tahallul (halal) dan ihram lagi dengan berniat haji pada hari Tarawiah (8 Zulhijah). Untuk jama’ah yang membutuhkan haji tamattu ‘di haruskan membayar bendungan / denda. Selengkapnya

Lafazh Talbiyah Haji

Dengan menentukan salah satu dari bentuk ibadah haji (ifrad, qiran dan tamattu’) yang akan di manasik. Selanjutnya berniatlah melakukan salah satu dari tiga bentuk haji tersebut, dengan melafazhkan Talbiyah.

Talbiyah dilakukan setelah proses ihram selesai dan melakukan perjalanan, seperti yang dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Setiap jenis haji yang akan dilaksanakan memiliki bacaan talbiyahnya masing. Tapi yang akan di tulus ini adalah lafazh talbiyahnya yang ma’tsur di ambil dari hadist Rosulullah SAW.

Makna dari talbiyah ialah untuk menetapkan tauhid sebagaimana Rosulullah bertalbiyah, serta bertauhid. Kenapa demikian?. Tentu hal tersebut akan tampak bagi kalian yang memahami lebih makna/arti dari lafazh talbiyah.

Selain itu disyariatkannya talbiyah ialah sebagai seruan atas panggilan Allah SWT, sebagaimana dalam al-Qur’an surah [al-Hajj ayat 27].

Tidak hanya itu, seluruh hamba yang melakukan kesibukan dalam beribadah juga harus mengakui, makna tauhid rububiyyah. (Kemampuan, Persetujuan, Perjanjian) hanya milik Allah azza wa jalla.

Selain itu diharuskan juga bagi seorang hamba menerima tauhid uluhiyyah. (Mengesahkan seluruh bentuk peribadatan untuk Allah) seperti yang telah di ajarkan oleh Rosulullah Saw (do’a, tawakal, sabar) dll.

Pelaksanaan Talbiyah

class="wp-block-image">

Dalam pelaksanaan-nya talbiyah dilakukan sesuai perintah nabi Muhammad SAW. Khusus untuk kaum lelaki dianjurkan mengangkat suara dalam bertalbiyah dan untuk kaum wanita sebaliknya, yaitu merendahkan suara mereka dalam bertalbiyah.

Waktu berhenti talbiyah dan tujuan utama talbiyah adalah memenuhi panggilan untuk beribadah, maka dari itu dihentikan ketika memulai ibadah (Tawaf).

Tawaf ialah bagian dari ibadah haji dan umrah kegiatan tersebut dilakukan dengan cara mengelilingin Ka’bah sebanyak 7x. Ada beberapa amalan sunnah dan tatacara yang boleh dilakukan ketika bertawaf, antara lain.

  • Tawaf berjalan kaki.
  • Melangkah kecil.
  • Melangkah cepat mengikuti kecepatan anak.
  • Isti’lam ketika awal tawaf di batu Hajar Aswad dna bertakbir.
  • Gunakan tangan kanan saat melakukan Isti’lam.
  • mengendus/mencium batu Hajar Aswad serta meletakan dahi diatasnya.
  • Isti’lam ke rukun Yamani.
  • Ittibak (menaruh pertengahan selendang/Ihram dibawah ketiak kanan dengan ujung di atas kiri).
  • Sholat sunnah 2 rakaat di belakang makam Ibrahim, setelah Tawaf.
  • Berdekatanlah dengan Ka’bah ketika bertawaf.

Itulah beberapa sunnah dalam bertawaf, ada banyak sekali jenis-jenis tawaf, seperti (Tawaf Qudum, Ifadhah, Sunah, Tahiyyat, Nazar dan Tawaf Wada’).

Setelah selesai Tawaf kegiatan selanjutnya tinggal mengikuti intruksi yang di lakukan saat manasik, seperti (sa’i ke Shafa & Marwah, wukuf ke Arafah, melempar Jumrah hingga Tawaf Wada’). Itulah tata cara haji lengkap beserta rukun dan bacaan-nya.

Youtube

Leave a Reply