Sekarang Kamu Diremehkan? Tenang. Kesuksesan Menantimu Di Ujung Jalan!

Kenyataanya, tidak mungkin kamu bisa membuat semua orang suka kepadamu. Kamu juga harus terima, bahwa ada orang-orang yang tidak suka kepadamu – walaupun hal tersebut sama sekali tidaklah dibenarkan.

Ketika kamu dihina, yang namanya sakit hati itu sudah pasti kamu rasakan. Tapi… jangan pernah kamu jadikan hal itu sebagai tembok yang menghalangimu untuk berkembang.

Boleh saja, kalau sekarang orang-orang menghinamu. Dan kamu pun boleh sakit hati. Tapi… jadikanlah hinaan itu sebagai pemicu semangat-mu. Motivasi yang menguatkanmu!

Buktikan kepada mereka yang pernah menganggap remeh dirimu, bahwa kamu tidak seperti yang mereka pikirkan. Kamu tidak selemah yang mereka katakan. Kamu tidak seburuk yang mereka anggap. Bahkan, kamu akan lebih sukses dari mereka semua!

Sakit hati saat di-bully itu pasti. Tapi… ikhlaskan hati, dan fokus pada tujuanmu. Ada imbalan tersendiri atas kesabaranmu.

sabar diremehkan atau dibully

Sabar dan berjiwa besar itu harus! (via huffingpost.com)

“Bodo amat si lu!”
“Eh, jangan deket-deket! Najis gue deket sama lu,”

Coba kamu bayangkan, seberapa sakitnya ketika ada orang yang berkata seperti itu kepadamu. Jelas! rasanya bikin hati sakit dan perih.

Ditambah lagi, kalau kamu melawan dan membalas hinaannya, kamu bakal di-bully dengan bully-an yang lebih parah lagi. Trus, kalau sudah begitu, kamu bisa apa?

Memang, rasanya pasti berat sekali. Tapi, mau bagaimana lagi, kamu harus ikhlas dan menerimanya untuk saat ini.

Tapi tunggu dulu… tenang.

Daripada kamu marah-marah dan bikin ulah, yang ujung ujungnya malah kamu akan di-bully dengan lebih gila lagi, mending diredam aja dulu…

Biasanya, kalau kamu malah sabar, justru mereka bakal mundur dengan sendirinya kok.

Kalaupun mereka tidak mundur, pada saatnya nanti kesabaranmu akan berbuah kok. 🙂

Ya… memang tidak langsung sih…

Tapi, bukannya ada pepatah yang berbunyi “orang sabar disayang Tuhan“. Jadi, kamu harus yakin, bahwa Tuhan akan memberikan hadiah terindahnya nanti.

Mereka yang menghinamu gak selalu lebih baik darimu. Bisa saja mereka hanya iri dengan apa yang kamu punya.

Ke-irian orang yang nge-bully

Anggap saja mereka iri (via tumblr.com)

“Hahahahahaha Bajumu norak banget, sih,”
“Lah, pantes kan. Norak kayak orangnya. Hahahaha,”

Kamu pernah dihina dengan yang seperti itu? Hinaan yang berisi komentar tentang apa yang kamu lakuin, apa yang kamu pakai, dan apa yang kamu katakan? Kalau pernah, bagaimana rasanya?

Sakit kan, ya… Tapi kamu gak boleh membiarkan rasa sakit itu membuatmu berlama-lama larut dalam kesedihan.

Tetaplah positif dalam menghadapi hinaan yang mereka berikan. Caranya gampang kok…

Anggap saja, mereka iri dengan apa yang kamu punya!

Hinaan bukan hanya berarti kamu itu jelek dan tidak layak untuk dikagumi. Bisa jadi justru karena kamu itu berbeda, dan istimewa sehingga mereka iri dengan keadaan kamu.

Karena itulah, kamu tidak perlu sampai memasukkan ke hati atas hinaan yang kamu terima. Oke?

Setidaknya, dengan mereka menghinamu, artinya mereka juga memperhatikanmu. Apapun itu, ambillah sisi positif dari setiap hinaan yang mereka tujukan kepadamu.

Menghina berarti mereka memperhatikanmu

Tetap ambil sisi positifnya, ya… (via malesbanget.com)

Walaupun kamu diremehkan, dihina, dan di-bully secara gencar oleh mereka yang benci kepadamu, kamu tidak perlu takut, apalagi sampai depresi.

Cukup hadapi dengan tabah, dan pandang segalanya dari sisi positifnya.

Hinaan yang dilancarkan oleh mereka kepadamu adalah buah dari observasi yang mereka lakukan setiap harinya. Jadi, ya… anggap saja mereka perhatian sama kamu.

Jangan juga khawatir ketika mereka terus menghujani kamu dengan cacian. Hitung-hitung kamu memberikan mereka kerjaan untuk mikir setiap harinya.

Lagian, dengan mendapatkan hinaan dari mereka, kamu bisa mendapatkan transferan pahala… kalau kamu mau bersabar dan tabah ketika menghadapinya.

Pada akhirnya, orangtua memang yang selalu mengerti. Bercerita kepada mereka tentang hal yang kamu risaukan bisa jadi solusi.

Ada orang tua yang mengerti kamu

Kamu bisa cerita kepada orangtuamu (via hollywoodreporter.com)

Bahkan dalam setiap kesabaran dan ketabahan yang kamu jalani, pasti masih saja kamu merasakan sakit hati setelah di-bully.

Di luar sana, bisa saja kamu tampil seolah biasa dan tanpa beban. Tapi, di dalam hatimu, orang tidak ada yang tau kan? Mungkin di suatu titik kamu akan merasakan tekanan atas segala hinaan. Kesal, marah dan sakit hati pasti datang menghampirimu.

Tapi, tidak perlu kamu terlalu khawatir…

Ada orangtua yang selalu setia mendengarkanmu, menasehatimu, dan mendampingimu. Kamu bisa cerita segala keluh kesah yang kamu rasa. Orangtua akan selalu berusaha membantumu dan memberikan saran yang terbaik.

Bahkan, di saat satu dunia menghinamu, Ayah dan Ibumu akan tetap berusaha mendukung dan menguatkanmu. Mereka akan selalu menjadi pendukung-mu yang nomor satu dibandingkan siapapun yang pernah kamu kenal.

Bully-an dan hinaan itu bukanlah akhir dari dunia. Ingatlah, yang terpenting adalah pembuktianmu di masa depan.

Buktikan kamu akan lebih sukses dari mereka

Buktikan kamu akan lebih sukses dari mereka! (via linkedin.com)

“Hadeeeh… Gitu aja gak bisa!”
“Orang kayak kamu mah gak bakal jadi apa-apa!”
“Paling juga ntar gak keterima kerja”

Pernyataan yang meremehkanmu memanglah kedengarannya menyakitkan. Bahkan ada yang begitu menusuk sampai kamu merasa tidak mampu lagi untuk menghadapi, dan siap untuk menyerah dengan kehidupan yang keras ini.

Kamu mulai ragu dan bertanya, apakah benar kamu bisa melakukan sesuatu?

Tapi, sebenarnya kamu tidak perlu takut.

Hinaan yang kamu terima bukanlah akhir dari segalanya. Walaupun memanglah terasa berat, kamu tetaplah harus semangat.

Buktikanlah bahwa hidupmu ini bisa bermanfaat. Berusahalah untuk lebih giat lagi, demi mencapai cita-citamu. Banyak kok, contoh yang sudah terjadi. Ketika hinaan dan bully-an berubah menjadi motivasi.

Mereka yang dulunya punya keterbatasan, ternyata bisa kok berhasil dengan jerih payahnya. Kalau mereka bisa, kamu juga pasti bisa!

Inspirasi dari Walt Disney

Walt Disney bisa membuktikan dia mampu! (via disney.com)

Masih ingat dengan mendiang Walt Disney yang dihina karena beliau punya ide yang berbeda?

Mendiang Walt Disney dihina karena beliau tidak bisa menggambar dengan benar. Gambarnya bahkan ditolak dimana-mana. Alasannya dia tidak berbakat, dan tidak punya imajinasi.

Kasus serupa pun dialami oleh Michael Jordan. Beliau ditolak masuk klub basket, karena tingginya tak cukup untuk ukuran pemain basket pada umumnya.

Tapi, toh mereka sudah membuktikan kepada dunia bahwa hinaan yang mereka dapatkan, justru berakhir manis! Tentunya dengan usaha dan kerja keras mereka yang tak kenal lelah.

Nah, kalau mereka bisa, kenapa kamu tidak? Paling tidak, kamu bisa menjadikan mereka sebagai inspirasi agar hidupmu bisa lebih berarti kedepannya.

Kalau kamu sering mendapat hinaan karena kamu berbeda, tidak perlu lagi kamu berlama-lama larut dalam kesedihan. Apalagi kalau sampai depresi dan menyerah dengan masa depan.

Kamu harus tetap bersabar dan semangat untuk menjalani hidupmu. Buktikan bahwa nanti kamu bisa membuat mereka yang dulunya menghinamu ter-bungkam dengan prestasi yang kamu miliki!

Tetap semangat!

Leave a Reply