Bukit Kosakora: Ternyata ini Tempat Selfie Paling Ngehits di Yogyakarta!

Bukit Kosakora – Selfie? Entah siapa pencetus kegiatan unik yang tidak mengenal usia satu ini. Yang kita tahu  hanya, selfie identik dengan hal hal yang menyenangkan, entah itu suasana apa lagi tempat tempat indah yang sangat sayang untuk dilewatkan begitu saja tanpa di memorikan oleh pelakunya.

By the way, kamu suka selfie dimana?…

Haahhh??!!..dikuburan??!! kenapa gak ngajak ngajak???!!

Yups! Informasi kali ini memang untuk kamu yang sangat doyan dengan selfie, dan juga bagi kamu kamu yang selama ini mencari target selfie atau berani membayar mahal untuk sebuah kegiatan selfie.

Tapi yang jelas bukan ditempat yang aneh lah, hehehe…

Pemandangan dari atas Bukit Kosakora

Sumber: ridiculoustravel.wordpress.com

Puncak ini disebut juga sebagai fenomena eksokarst yang tersembunyi di Gunung Kidul.

Bicara soal potensi wisata, memang, Gunung Kidul seolah olah enggan untuk berhenti memberikan sensasi sensasi wisata alam yang selalu pantas untuk dikunjungi, baik oleh wisatawan asing maupun wisatawan lokal.

Dan kali ini, sebuah  puncak dengan nama Puncak Kosakora  yang beralamatkan di Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Gunung Kidul Jogjakarta ini hadir bak artis pendatang baru bagi pemuda pemudi yang hobi camping sekaligus selfie dong.

Asal Muasal Nama Bukit Kosakora

Bahkan untuk warga Jogja sendiripun, bisa diperkirakan belum tentu banyak yang mengetahui kepopuleran bukit atau puncak dengan ketinggian 50mdpl ini.

Pertama kali mendengar nama “Kosakora”, saya setuju jika kamu berpikir “kok kayak nama Jepang? Mungkin yang menamakan Puncak Kosakora adalah traveler yang berasal dari Jepang”.

Namun jauh dari semua itu, terdapat beberapa versi tentang asal mula kenapa bukit yang salama ini oleh masyarakat setempat dinamakan sebagai Bukit Ngeruput itu melesat tersohor dengan nama Bukit Kosakora.

Ada yang mengatakan bahwa nama Kosakora dinamakan oleh wisatawan asing asal Australia sembari menguploadnya ke media sosial.

Ada juga yang mengabarkan bahwa gagasan nama Kosakora dicetuskan oleh sekelompok mahasiswa pencinta alam yang pernah bertengger disitu hingga kehabisan bekal dan yang tersisa hanya sehelai kertas koran.

Oke, mari kita tinggalkan sejarah yang sedikit kontroversi tentang pemberian nama kepada bukit atau Puncak Kosakora yang telah populer dari media sosial ini dan beralih untuk menggali apa saja keistimewaan Kosakora.

Inilah Keindahan Bukit Kosakora dan Kegiatan Menarik untuk Traveler

Keistimewaan Bukit Kosakora

Sumber: ridiculoustravel.wordpress.com

Setelah berada diatasnya, bim sala bim, kamu akan disuguhkan dengan padang hijau nan alami, dijamin kamu akan terkesima apalagi dengan pemandangan deretan pantai pantai Gunung Kidul seperti Pantai Pantai Drini, Pantai Kukup, dan Pantai Baron.

Terlebih pada waktu siang, perpaduan biru langit dan biru laut bertemu dan dihiasi awan maupun desiran ombak berwarna putih.

Asal jangan awan hitam aja, karena itu mendung.

Menikmati hamparan pantai dari atas perbukitan? Itu bukan hal yang mudah ditemukan guys, tapi Bukit Kosakora akan menyajikannya buat kamu.

Bagi yang jarang jarang liat sunset, di Bukit Kosakora, fenomena alam yang menakjubkan itu akan benar benar bisa kamu nikmati dengan begitu sempurna sambil duduk diatas padang rumput yang hijau dan luas.

Tidak hanya sekedar berselfie, melihat keistimewaan dari bukit ini, tidak jarang para traveler enggan melewatkannya dan begitu betah berada diatasnya hingga bercamping ria dengan tujuan bisa menikmati malam di atas perbukitan Kosakora.

Rute Menuju Puncak Kosakora Gunung Kidul

Bagi kamu yang pertama kali datang, perjalanan menuju Bukit Kosakora tidaklah rumit. Tujuan utama sebelum mencapai bukit ialah Pantai Drini.

Dari Jogjakarta menuju Pantai Drini akan menghabiskan waktu perjalanan hingga 2 jam karena memiliki jarak sekitar 75km dan terdapat 3 pilihan rute perjalan yang bisa kamu pilih dari Jogjakarta.

Rute Pertama

Dari Yogyakarta menuju Piyungan – Patuk – Gading – Wonosari – jl. Baron – Baron – Kukup – Pantai Drini (kemudian berjalan kaki melalui Pantai Ngrumput ke arah timur) – Puncak Kosakoraa

Rute Kedua

Yogyakarta – Bantul – Parangtritis menuju Panggang – Saptosari – Baron – Kukup – Pantai Drini (selanjutnya ke arah Pantai Ngrumput sebelah timur Pantai Drini dengan cara trekking) – Puncak Kosakora

Rute Ketiga

Yogyakarta – Piyungan – Patuk – Gading – Siono – Wonosari – jl.Baron (ambil arah kiri setelah tiba di pertigaan Mulo) – Tepus (ambil arah kanan menuju Pantai Indrayanti) – Indrayanti – Sundak – Krakal – Pantai Drini

(dari Pantai Drini berjalan menuju ke arah timur, kemudian menemui Pantai Ngrumput lalu bukit timurnya) – Puncak Kosakora.

Rute Perjalanan Menuju Bukit Kosakora Dari Pantai Drini

Setelah tiba di Pantai Drini, kamu harus menyiapkan tenaga untuk melanjutkan perjalanan lagi yaitu pendakian.

Perjalanan dan pendakian menuju Bukit Kosakora akan menempuh jarak 2 km yang di mulai dari bukit yang berada di sebelah timur Pantai Drini dan mengikuti papan penunjuk arah yang bertuliskan ke Bukit Kosakora.

Perjalanan yang dimulai dari bukit sebelah timur Pantai Drini tersebut menggunakan jalan setapak yang sengaja dibuat oleh warga setempat cukup baik dan mudah karena berbentuk seperti anak anak tangga.

Ada beberapa bukit yang akan kamu temukan.

Setelah tiba di bukit pertama, para traveler akan memanfaatkannya untuk beristirahat dan melihat keindahan Pantai Drini dan pantai pantai disebelah barat lainnya.

Tapi jangan terlalu lama ya? Kapan nyampainya..

Perjalanan menuju bukit yang kedua ini menurun, harus hati hati guys, jalannya emang cukup baik, tapi bukit bukitnya agak curam dan menantang. Setelah sampai di bawah, kamu akan lihat padang rumput yang cukup luas.

Akan terlihat akitivitas warga setempat seprti menggembala sapi atau kambing disana.

Untuk menuju bukit yang kedua tidaklah sesulit seperti perjalanan menuju bukit pertama. Selain itu, tidak terlalu tinggi juga. Seletah melewatinya, akan ada pilihan buat kamu, apakah akan melewati bukit atau menyisir pantai karena sebenarnya masih tersisa satu bukit lagi.

Lokasi Bukit Kosakora

Sumber: setapakpesona.blogspot.co.id

Di saat pantai surut, perjalanan melalui pesisir pantai sangat direkomendasikan karena bisa menghemat tenaga dan hanya butuh beberapa menit hingga sampai di Pantai Ngrumput yang merupakan kaki dari Bukit Kosakora.

Setelah sampai di Pantai Ngrumput, akan terlihat papan bertuliskan WELCOME TO KOSAKORA

Eit, sebelum mendaki ke Bukit Kosakora, kita akan dikenakan retribusi sebesar Rp 2.000.

Sekali lagi, siapkan tenaga, karena pendakian ke bukit tersebut menanjak dan menantang guys. Tapi jalannya cukup baik, sudah di pagari dengan bambu yang bisa digunakan untuk berpegangan.

Tips traveling ke Bukit Kosakora

Melihat perjalanannya, tentu tidak disarankan membawa barang berlebihan.

Tidak perlu khawatir soal makanan, di Bukit Kosakora sudah tersedia warung yang cukup lengkap dengan makanan instan dan snack ringan maupun minuman hangat sampai dingin. (Baca juga: makanan khas gresik)

Bahkan untuk berkemah pun, kalian bisa menyewa setelah sampai di bukit ini.

Tapi jangan buat api unggun ya? Itu akan merusak rumput rumput hijau yang ada disana.
Kalu tidak ingin bermalam, datanglah lebih pagi dengan cuaca yang bisa kamu pastiin cerah.

Sekian dulu tentang keistimewaan Bukit Kosakora Jogjakarta.

Kalau kamu benar benar suka dengan perbukitan, Kamu harus baca tentang wisata Sembalun Lombok.

Terima kasih.

Leave a Reply